nama ; igede winada putra
nim :2102071017
naskah
Pandemi dan Dunia Pendidikan
Indonesi
Pada tahun 2020 lalu masyarakat dunia
dikejutkan dengan muncul dan merebaknya secara massif virus yang mematikan
yakni coronavirus disease 2019 (COVID-19). Virus ini dianggap serius
dikarenakan berkembangnya sangat cepat, dimana dapat menyebabkan infeksi lebih
parah dan gagal organ sehingga orang dengan masalah kesehatan sebelumya lebih
cepat mengalami kondisi darurat ketika terpapar virus ini. Sehingga, pada
tanggal 11 Maret 2020 WHO menetapkan virus corona sebagai pandemi. Berdasarkan
data worldometers, data terakhir yang dirilis perminggu (05/09/2021) jumlah
kasus virus corona di dunia tercatat 221.140.011 kasus dengan data kematian
akibat Covid-19 berjumlah 4.575.771 jiwa. Di Indonesia sendiri hingga saat ini
Selasa (21/9/2021) terus mengalami penambahan kasus, sehingga total kasus
mencapai 4.195.958 kasus dengan total 140.805 yang dinyatakan meninggal dunia.
Berbagai upaya ditempuh pemerintah Indonesia
untuk menekan penyebaran virus covid-19 yang sangat cepat ini termasuk
lockdown, PSBB, dan terakhir PPKM. Akbibatnya mayoritas kegiatan di beberapa
lembaga baik formal maupun non formal, baik lembaga komersil maupun jasa
dirumahkan, tidak terkecuali lembaga pendidikan semuanya terdampak selama
hampir 2 tahun pandemi berlangsung. Langkah tersebut ditempuh untuk menghindari
masyarakat berkerumun, dimana berkerumun merupakan salah satu penyebab utama
penyebaran virus covid-19.
Pandemi COVID-19 telah
membawa perubahan besar pada sektor pendidikan di Indonesia. Sejak Maret 2020
ketika kasus COVID-19 pertama muncul di Indonesia, presiden Joko Widodo pun
telah mengambil langkah untuk menghentikan proses pembelajaran tatap muka dan
membuat kebijakan pembelajaran jarak jauh guna menekan penyebaran virus. Dalam
proses pembelajaran jarak jauh tersebut kegiatan belajar mengajar menggunakan
perangkat elektronik seperti hp, laptop dan komputer melalui jaringan internet
atau daring
Dunia pendidikan Indonesia sekali lagi
mendapatkan serangan yang masif dan bertubi-tubi akibat pandemi covid-19.
Sebab, dampak kebijakan tersebut sangat terasa pada dunia pendidikan, karena
kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara tatap muka dilarang untuk
diselenggarakan lagi. Lebih dari 60 juta siswa di Indonesia diwajibkan untuk
belajar dari rumah masing-masing. Selain itu dengan digitalisasi pendidikan
menuntut sivitas akademik baik guru dan siswa untuk menguasai perangkat teknologi
digital, yang pada akhirnya akan semakin membuka tabir dunia pendidikan
Indonesia yang kelam. Pandemi semakin memperlihatkan bagaimana potret
kesenjangan pendidikan di Indonesia sebenarnya terjadi dan membuat kesenjangan
itu semakin lebar jaraknya. Ketimpangan penguasaan teknologi dan tidak
meratanya infrastruktur serta akses pendidikan antara pelajar dari kalangan
mampu dan tidak mampu makin terlihat jelas.
Kesenjangan pendidikan menjadi tantangan
terbesar dan terberat bagi masa depan pendidikan Indonesia. Peserta didik kita
saat ini notabenya merupakan generasi emas Indonesia dimana mereka seharusnya
mendapatkan hak pendidikan yang layak dan ternyata tidak semua peserta didik
Indonesia memiliki akses terhadap pendidikan yang baik di masa pandemi ini.
Hampir berjalan kurang lebih 2 tahun kegiatan belajar di rumah, peserta didik
Indonesia banyak mengalami hambatan dan kesulitan. Mereka juga merasakan bahwa
pandemi telah membuat beban di pundak mereka semakin berat saja akibat dituntut
untuk memahami pelajaran sekolah melalui media digital daring.
Fenomena peserta didik di daerah yang harus
berjalan berkilo-kilometer hanya untuk mendapat sinyal internet agar dapat
mengikuti pembelajaran jarak jauh. Tidak sedikit bagi mereka yang tidak
memiliki HP atau komputer harus meminjam HP tetangga agar bisa mengikuti
pembelajaran. Banyak pula yang kerempongan hanya untuk dapat membeli kuota
internet. Pada kenyataannya, gurupun merasakan kesulitan sama yang dihadapi
oleh peserta didik disebabkan kualitas guru sendiri terutama didaerah masih
sangat rendah. Alhasil menimbulkan masalah-masalah baru seperti kekerasan pada
anak di rumah, putus sekolah, bahkan meningkatnya anak menikah di usia dini.
Pada umumnya yang mengalami hambatan besar
adalah peserta didik dari daerah 3T (Terdepan, terpencil, tertinggal) dan
masyarakat kelas menengah ke bawah, dimana meraka mayoritas tidak memiliki
fasilitas belajar seperti laptop/computer dan HP. Minimnya kemampuan membeli
kuota internet, sulitnya akses terhadap sinyal dan kondisi rumah tangga dan
lingkungan yang kurang mendukung juga menyulitkan mereka untuk mengikuti proses
belajar, sehingga ketinggalan materi sangat jauh.
Peserta didik dari kalangan menengah ke atas
atau elite barangkali tidak akan menemui kendala berarti dalam proses
pembelajaran jarak jauh karena ketersediaan fasilitas, penguasaan teknologi,
pendidik yang berkualitas, dan lingkungan yang mendukung. Mereka dengan mudah
mengikuti setiap pembelajaran dan akan berjalan melesat jauh melampaui siswa
dari kalangan miskin. Kegiatan pembelajaran jarak jauh seperti ini hanya
membuat gap atau jurang pendidikan semakin lebar.
Masalah ini merupakan masalah besar dan akan
menjadi bob waktu untuk bangsa Indonesia. Kondisi kegiatan belajar mengajar
yang tidak berjalan dengan sempurna akibat ketidakmampuan mengakses
pembelajaran daring akan berdampak pada stagnansi bahkan turunnya kemampuan
peserta didik yang merupakan generasi emas bangsa Indonesia. Pada gilirannya
mengakibatkan ketimpangan pendidikan yang akan berpengaruh pula pada visi
Indonesia 2045 yakni menjadi negara yang Berdaulat, Maju, Adil, dan Makmur
tepat pada hari kemerdekaan yang ke 100 tahun. Visi 2045 berlandaskan pada 4
Pilar, dimana pada pilar pertama yakni pembangunan manusia dan penguasaan
IPTEK, dengan peningkatan taraf pendidikan rakyat Indonesia secara merata tidak
dapat dijalankan sesuai harapan.Jika kondisi ini jika dibiarkan dan pemerintah
tidak mengambil kebijakan yang strategis, maka bukan tidak mungkin pada
akhirnya selain visi Indonesia 2045 tidak tercapai, jumlah penduduk miskin,
angka putus sekolah, pengangguran, pernikahan usia dini akan memperberat beban
Indonesia dimasa depan. Maka Indonesia jelas akan menjadi Negara tertinggal
sebab kurangnya kesiapan menghadapi persaingan global.
Pertanyaanya adalah akankah impian besar Indonesia yang tertuang dalam
visi Indonesia 2045 yakni menjadi negara yang Berdaulat, Maju, Adil, dan Makmur
hanya selogan belakang, tidak terealisasikan ? tentu jawabannya tersebut
tergantung dari komitmen pemerintah dalam menyediakan akses dan infrastruktur
pendidikan yang adil dan merata.
Dunia pendidikan terdampak imbas sangat besar
di masa pendemi ini, sekolah tatap muka langsung belum dibolehkan, karena kita
harus turut memutus wabah mata rantai virus covid19 , jangan sampai terkena
pada generasi penerus bangsa. Banyak tantangan yang harus dihadapi dalam
pendidikan di masa pandemi ini, antara lain
Peran Guru
Guru dituntut untuk berfikir kreatif dan inovatif dalam memberikan
pembelajaran secara daring, sehingga anak anak tidak jenuh dalam menerima
pembelajaran tersebut, bagaimana tingkat pemahaman anak atas materi materi yang
telah diberikan secara daring, melalui dialog interaktif antara guru dan anak,
menimbulkan tingkat pemahanan anak atas materi yang baik.
Peran
Anak
Anak dituntut untuk selalu mengikuti daring dan menyelesaikan
tugas-tugas yang diberikan dalam pembelajaran tersebut secara tuntas. Anak
harus belajar secara virtual, di mana dialog interaktif antara guru dan anak
tidak semudah kalau secara tatap muka. Tingkat pemahaman anak atas materi yang
diberikan tentulah berbeda beda, banyak yang tingkat pemahaman kurang, karena
ketidaksungguhan dalam proses pembelajaran. Ada dan tidak adanya orangtua tau
lainnya yang melakukan pendampingan. Di samping itu fasilitas anak yang
dimiliki dari berbeda beda seperti Jenis handphone, jenis laptop, provider yang
digunakan dan jumlah kuota yang dimiliki.
Peran Orangtua
Orangtua di saat pembelajaran daring sangat diperlukan oleh anak, terutama
pada anak-anak tingkat SD, orang tua dituntut untuk dapat menjelaskan apa yang
dijelaskan oleh pengajar, dan dapat membantu mengerjakan tugas pekerjaan rumah
anak-anak. Peran penting orangtua lainnya yang sangat penting memberikan
fasilitas seperti handphone, laptop, internet, kuota dan
bahan-bahan untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Hal ini memicu kesenjangan
karena di saat pandemic ini banyak sekali pemutusan hubungan kerja di kalangan
buruh, pemotongan gaji karena dampak pandemi dan berkurangnya penghasilan bagi
pelaku UMKM. Jangankan untuk memberikan fasilitas pendidikan, untuk makan saja
sulit. Dengan demikian, ketika anak tidak bisa mengikuti pembe;ajaran, sehingga
menimbulkan keputusaasaan dan menimbulkan putus sekolah.
Peran Pemerintah.
Peran pemerintah sangat penting dalam memberikan kualitas pendidikan
kepada anak bangsa, karena pendidikan adalah kunci dari kenberhasilan sumber
daya manusia suatu Negara. Di tangan anak-anaklah ke depannya kita bisa menjadi
maju.Peran Pemerintah di sini, bagaimana dapat memberikan handphone ataupun
laptop kepada anak-anak yang orangtuanya kurang mampu, memberikan kuota kepada
anak-anak sekolah dan memberikan dana lebih untuk kebutuhan pokok sehari-hari
atas keluarga yang kurang mampu akibat dirumahkan, pemutusan hubungan kerja,
pelaku UMKM yang mengalami keterpurukan dan saat ini pun nelayan bersedih
karena harga ikan menuun, sementara tangkapan ikan pun menurun.Dalam memberikan
dana tersebut, Pemerinah haruslah selektif, agar dana-dana tersebut dapat tepat
sasaran dan efektif sampai kepada yang memang benar-benar memerlukan.
Di samping itu, Pemerintah berperan dalam memberikan pelatihan kepada
tenaga pendidik yang ada serta merekrut tenaga tenaga pendidik yang
berkualitas. Tidak kalah penting Pemerintah memberikan fasilitas media
pembelajaran untuk tenaga pendidik, sehingga walau di masa pandemi tetap
menghasilkan pendidikan yang berkualitas, tercipta generasi unggul penerus
bangsa.
Kementerian Kuangan di masa pandemi ini pun akan mewarnai dunia
pendidikan, di mana setiap tahunnya Kementerian Keuangan mempunyai
kegiatan mengajar selama satu hari di sekolah, yang telah
berlangsung 4 tahun. Pada kegiatan di tahun ke-5 ini akan mengajarkan
bagaimana peran Kementerian Keuangan dalam upaya menjaga ekonomi negeri dan memperkenalkan
profesi yang ada di Kementerian Keuangan, juga akan mengajarkan
nilai-nilai dan semangat yang ada dibawa oleh Kementerian Keuangan. Kegiatan
ini mengusung semangat kesukarelaan, panitia tidak memungut biaya apapun pada
sekolah dan pegawai yang mengikuti Kemenkeu Mengajar juga tidak akan
mendapatkan pembayaran, baik honor maupun SPD. Biaya yang ditimbulkan atas
penyelenggaraan kegiatan ini tidak dibebankan pada APBN. Karena masa depan
Indonesia yang lebih baik adalah imbalan yang pantas dalam upaya turut
mencerdaskan kehidupan bangsa seperti Kemenkeu Mengajar ini.
Namun ada yang berbeda pada kegiatan Kemenkeu Mengajar 5 di masa pandemi
ini, kegiatan dilaksanakan secara virtual/daring, tidak ada tatap muka
pada hari mengajar, seluruh relawan perlu kreatif dalam membawa suasana
kegiatan belajar mengajar secara daring,pada kegiatan ini. Kemenkeu
Mengajar membuka pendaftaran bagi sekolah yang ingin berkolaborasi di
Kemenkeu Mengajar agar relawan dapat mengajar di sekolahnya, melibatkan
jenjang SMP, SMA, dan sederajat, baik swasta maupun negeri di seluruh
Indonesia.
Keberhasilan Kemenkeu Mengajar 5 ini haruslah mendapat dukungan dari
kita semua insan Kemenkeu. Semoga sukses Kegiatan Kemenkeu Mengajar 5 yang akan
diselenggarakan pada tanggal 30 November 2020 nanti. Semoga pandemi Covid19
segera berlalu dan masalah-masalah kehidupan berbangsa dan bertanah air dapat
berjalan kembali secara normal dalam segala bidang.
Update Covid-19 per 25 September 2021: Positif 4.206.253, Sembuh
4.020.801, Meninggal 141.38
Kasus harian positif Covid-19 kembali
bertambah, Sabtu (25/9/2021). Ada kenaikan sebanyak 2.137 orang, sehingga total
pasien positif terhitung sejak Maret 2020 hingga kini menjadi 4.206.253 jiwa.
Sementara itu, pasien sembuh dan telah terbebas dari Covid-19 tercatat ada 3.746 orang. Maka total
keseluruhan kasus sembuh di Indonesia telah menyentuh angka 4.020.801 orang.
Sedangkan kasus kematian di Tanah Air bertambah 123 orang. Maka secara
nasional, jumlah keseluruhan warga yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 mencapai 141.381 jiwa.
Data update pasien Covid-19 ini tercatat sejak Jumat, 24 September 2021,
pukul 12.00 WIB hingga hari ini, Sabtu (25/9/2021) pada jam yang sama.
Kasus infeksi virus Corona pertama kali muncul di Kota Wuhan,
Provinsi Hubei, China Desember 2009. Dari kasus tersebut, virus bergerak cepat
dan menjangkiti ribuan orang, tidak hanya di China tapi juga di luar negara
tirai bambu tersebut.
2 Maret 2020,
Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus
Putranto mengumumkan kasus Covid-19 pertama di Indonesia. Pengumuman dilakukan
di Veranda Istana Merdeka.
Ada dua
suspect yang terinfeksi Corona, keduanya adalah seorang ibu dan anak
perempuannya. Mereka dirawat intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi atau RSPI
Prof Dr Sulianti Saroso, Jakarta Utara.
Kontak tracing
dengan pasien Corona pun dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan lebih
luas. Dari hasil penelurusan, pasien positif Covid-19 terus meningkat.
Sepekan
kemudian, kasus kematian akibat Covid-19 pertama kali dilaporkan pada 11 Maret
2020. Pasien merupakan seorang warga negara asing (WNA) yang termasuk pada
kategori imported case virus Corona. Pengumuman disampaikan Juru Bicara
Pemerintah untuk Urusan Virus Corona, Achmad Yurianto, di Kompleks Istana
Kepresidenan, Jakarta Pusat
Yurianto
mengatakan, pasien positif Covid-19 tersebut adalah perempuan berusia 53 tahun.
Pasien tersebut masuk rumah sakit dalam keadaan sakit berat dan ada faktor
penyakit mendahului di antaranya diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan
penyakit paru obstruksi menahun yang sudah cukup lama diderita.
Jumat 13 Maret
2020, Yurianto menyatakan pasien nomor 01 dan 03 sembuh dari Covid-19. Mereka
sudah dibolehkan pulang dan meninggalkan ruang isolasi.
Pemerintah
kemudian melakukan upaya-upaya penanganan Covid-19 yang penyebarannya kian
meluas. Di antaranya dengan mengeluarkan sejumlah aturan guna menekan angka
penyebaran virus Corona atau Covid-19. Aturan-aturan itu dikeluarkan baik dalam
bentuk peraturan presiden (perpres), peraturan pemerintah (PP) hingga keputusan
presiden (keppres)
Salah satunya
Keppres Nomor 7 tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Keppres ini diteken Jokowi pada Jumat, 13 Maret 2020. Gugus Tugas yang saat ini
diketuai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo ini
dibentuk dalam rangka menangani penyebaran virus Corona.
Gugus Tugas
memiliki sejumlah tugas antara lain, melaksanakan rencana operasional
percepatan penanangan virus Corona, mengkoordinasikan serta mengendalikan
pelaksanaan kegiatan percepatan penanganan virus Corona.
Sementara itu,
status keadaan tertentu darurat penanganan virus Corona di Tanah Air ternyata
telah diberlakukan sejak 28 Januari sampai 28 Februari 2020. Status ditetapkan
pada saat rapat koordinasi di Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan
(PMK) saat membahas kepulangan WNI di Wuhan, China.
Kapusdatinkom
BNPB Agus Wibowo menjelaskan, karena skala makin besar dan Presiden
memerintahkan percepatan, maka diperpanjang dari 29 Februari sampai 29 Mei
2020. Sebab, daerah-daerah di tanah air belum ada yang menetapkan status
darurat Covid-9 di wilayah masing-masing.
Agus Wibowo
menjelaskan jika daerah sudah menetapkan status keadaan darurat, maka status
keadaan tertentu darurat yang dikeluarkan BNPB tidak berlaku lagi.
Penanganan
kasus virus corona (Covid 19) pun semakin intens dilakukan. Pemerintah
melakukan berbagai upaya untuk mereduksi sekaligus memberikan pengobatan
terhadap mereka yang terpapar Covid-19.
Berdasarkan
situs covid19.go.id, sebanyak 140 rumah sakit di Tanah Air dijadikan rujukan
untuk penanganan pasien Covid-19. Ada pula sejumlah tempat yang dijadikan rumah
sakit darurat.
Salah satunya,
pemerintah resmi menjadikan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai rumah
sakit darurat untuk pasien Covid 19. Peresmian dilakukan langsung oleh Presiden
Jokowi, Senin 23 Maret 2020. Begitu dibuka, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet
Kemayoran langsung menerima pasien.
Ada pula Rumah
Sakit Darurat di Pulau Galang, Kepulauan Riau. Pulau tersebut dulunya merupakan
tempat penampungan warga Vietnam. Tempat tersebut telah dirapikan dan bisa
menampung 460 pasien. Sejumlah tempat milik pemerintah lainnya juga dijadikan
tempat isolasi pasien yang terpapar Covid-19.
9 Permainan Anak Tradisional Yang Seru dan Bermanfaat
Permainan anak beragam macamnya. Jika belakangan
ini permainan anak mayoritas
berbasis metode-metode tertentu seperti Montessori atau STEAM, mari menilik ke
masa lampau, di mana beberapa permainan tradisional adalah permainan utama bagi
anak-anak. Jarang terpapar televisi atau gawai, anak-anak zaman dulu lebih
menikmati permainan tradisional yang lebih banyak dilakukan di luar rumah.
Menurut laman Parenting Science, permainan anak yang dilakukan di
luar rumah memiliki banyak manfaat, di antaranya lebih rendah risikonya
terpapar penyakit rabun jauh atau rabun dekat, lebih sehat karena sering
terekspos sinar matahari, aktivitas fisiknya lebih tinggi, kemampuan
atletiknya terasah dengan baik, bermanfaat dalam sisi psikologis, perkembangan bahasa, adaptasi sosialnya baik, dan masih banyak manfaat
lainnya.
Ada beragam permainan anak tradisional yang
banyak manfaatnya untuk anak, beberapa di antaranya Ibupedia ulas dalam artikel
ini:
- Gobak Sodor
Permainan anak tradisional yang satu
ini masih banyak digemari oleh anak-anak. Permainan ini memerlukan 6-8 orang
dan dilakukan secara berkelompok. Bagi anak, semakin banyak anggota yang
berpartisipasi dalam sebuah permainan akan semakin seru. Untuk itulah mengapa
gobak sodor masih menjadi favorit.
Dalam permainan anak ini, anak akan
mendapat beragam jenis manfaat, di antaranya:
- Mengasah kemampuan analisis strategi:
kemampuan ini digunakan oleh Tim Serang untuk bisa meloloskan diri dari
sergapan Tim Jaga. Tim Jaga juga menggunakan kemampuan ini untuk
mempertahankan posisinya agar tidak ada Tim Serang yang bisa lolos.
- Melatih kerjasama tim: karena permainan anak
ini berkonsep tim, tentu anak akan bekerjasama dengan teman dalam timnya
untuk memenangkan permainan.
- Melatih ego dan kepercayaan pada orang lain:
Untuk bisa lolos dari menembus penjagaan Tim Jaga, dalam bermain anak
akan berlatih untuk mengelola emosinya dan memberi kepercayaan kepada teman
se-timnya untuk bisa mengatur strategi dengan mengelabui lawan agar salah
satu dari timnya bisa menembus pertahanan lawan.
- Melatih ketangkasan anak: Tidak hanya manfaat
secara tim yang didapat anak, melainkan juga manfaat untuk diri anak
sendiri. Karena banyak bergerak, memerlukan gerakan gesit dan cepat,
otomatis ketangkasan anak akan terlatih.
- Melatih
motorik kasar anak: gerakan kaki, keseimbangan tubuh dan tangan
membuat motorik kasar anak yang juga ikut terlatih. Otot kaki, tangan,
dan seluruh tubuhnya bergerak aktif selama permainan.
- Petak Umpet
Petak umpet atau permainan anak
sembunyi-tangkap bisa dilakukan di dalam ruangan atau di luar ruangan. Tetapi
jika dilakukan di luar ruangan akan lebih seru dan cakupan sembunyinya juga lebih
luas. Permainan petak umpet juga populer di luar negeri dengan berbagai
istilah.
Permainan anak ini membutuhkan
seorang penjaga dan beberapa lainnya sembunyi. Seorang anak yang menjaga harus
menghitung sampai angka tertentu yang disepakati sambil menutup mata dan
bersandar di tembok atau tiang yang dijadikan ‘markas’. Markas ini nantinya
harus direbut oleh anak-anak yang bersembunyi secara diam-diam, saat anak
penjaga mencari pemain yang bersembunyi.
Manfaat petak umpet cukup beragam,
lho, selain berguna untuk melatih kecakapan anak menghitung dengan tepat,
permainan anak ini melatih sportivitas, melatih kreativitas dengan sembunyi dan
merebut markas tanpa ketahuan, serta membantu anak belajar taat pada aturan
permainan.
- Engklek
Permainan yang satu ini mempunyai
sebutan berbeda-beda di setiap daerah. Selain Engklek, permainan anak ini juga
disebut Kotak Sembilan, Jingkrak, atau Kacak. Permainan ini dilakukan di tanah
datar atau aspal, dan memerlukan kapur atau potongan bata untuk menggambar
jalur. Bila dimainkan di tanah bisa dengan batang kayu saja untuk mengukir
lintasannya. Anak harus melompat di setiap kotak sambil mengangkat sebelah
kakinya. Sebelum melompat, mereka harus melempar sebuah batu dan wajib
menghindari kotak yang berisi batu saat melompat nanti.
Karena melompat menggunakan satu
kaki, permainan anak satu ini bermanfaat untuk melatih otot pada kaki dan keseimbangan anak. Jika anak
tidak berhasil menjaga keseimbangannya maka ia mereka akan terjatuh atau gagal
dalam permainan. Koordinasi antara mata dengan kaki juga diandalkan dalam
permainan. Sehingga dalam hal ini otak akan terasah untuk bisa mengoordinasikan
organ tubuh dengan baik.
- Congklak
Congklak adalah permainan yang bisa
dilakukan dengan duduk santai. Dimainkan 2 orang, permainan anak ini
menggunakan papan khusus congklak dengan 14 lubang kecil dan 2 lubang besar.
Masing-masing anak berhak atas 1 lubang besar dan 7 lubang kecil. Setiap lubang
diisi 7 biji kerang atau biji buah sawo kecik atau biji lainnya yang lebih
mudah ditemukan di setiap daerah. Lubang besar tidak diisi. Nantinya lubang
besar akan diisi oleh biji jika permainan sudah dijalankan. Di akhir permainan,
biji terbanyak di lubang besar adalah pemenang permainan.
Meski tidak dilakukan dengan berlari
atau gerakan tubuh berusaha besar lainnya, permainan anak ini tetap bermanfaat.
Yaitu, dapat melatih kemampuan analitis anak untuk menentukan biji dalam lubang
mana yang harus berjalan agar peluang memasukkan biji ke lubang besar lebih
besar. Selain itu, kemampuan motorik halus anak juga terasah saat mengambil
sekumpulan biji dari lubang dan memasukkannya di lubang-lubang berikutnya.
Koordinasi mata dengan tangan juga ikut terlatih, lho.
- Lompat Tali Atau
Lompat Karet
Menurut laman Sahabat Keluarga Kemdikbud, permainan anak lompat tali
merupakan konsep belajar yang secara psikologis membantu perkembangan belajar
anak. Permainan ini sederhana. Hanya bermodalkan tali atau karet gelang yang
disambungkan sampai panjang dan dipegang oleh anak di masing-masing ujungnya.
Anak yang bermain akan melompati tali tersebut. Permainan lompat tali memiliki
beberapa manfaat seperti, melatih motorik lewat lompatan anak, menyehatkan
karena seluruh tubuh anak dipakai untuk bergerak, menumbuhkan keberanian anak
dengan cara berani melompati tali dengan tinggi yang berbeda, selain itu juga
menumbuhkan kepercayaan diri anak saat mencoba ketinggian yang
berbeda.
- Bentengan
Permainan anak Bentengan dimainkan
secara berkelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 4-8 orang dan harus
saling merebut markas lawan. Karena terdiri dari banyak orang, maka untuk bisa
menawan anggota tim lawan dan merebut markas diperlukan strategi yang jitu dan
ketangkasan pemain. Kelincahan juga harus dimiliki pemain karena pemain harus
gesit untuk menghindar dari lawan dan mempertahankan markasnya.
Permainan ini bermanfaat untuk
mengasah ketangkasan anak dan ketepatan strategi. Jiwa kepemimpinan anak juga
akan terlatih, lho. Ada juga manfaat dalam hubungan sosial dengan teman dan
kerjasama tim. Permainan ini juga melatih motorik anak agar terus aktif
digunakan.
- Egrang
Bermain Egrang susah-susah gampang,
nih. Permainan yang bisa dimainkan secara individu ini membutuhkan alat
permainan dari kayu, bambu, atau tali yang dikaitkan pada batok kelapa. Egrang
dari kayu atau bambu memiliki pijakan yang lebih tinggi dari permukaan tanah,
sedangkan egrang dari tali dan batok kelapa biasanya tidak terlalu tinggi.
Diibaratkan egrang adalah kaki pengganti atau sepatu yang harus digunakan anak
saat memainkannya.
Karena posisinya yang membuat anak
tidak langsung menginjak tanah, maka anak perlu menjaga keseimbangan tubuhnya.
Inilah manfaat permainan egrang. Anak bisa melatih otot kakinya, otot tangan yang
mengendalikan bilah kayunya, keseimbangan tubuhnya, serta koordinasi antara
tangan dan kakinya agar egrang bisa bergerak tanpa anak terjatuh.
- Kelereng
Bermain kelereng atau gundu,
seringkali terkesan remeh. Padahal, permainan anak satu ini juga memiliki
manfaat untuk perkembangan anak. Kelereng setiap pemain dikumpulkan di dalam
sebuah lingkaran, kemudian seorang anak yang mendapat giliran sebagai pembidik
akan membidikkan kelerengnya ke kumpulan kelereng teman-temannya. Bila tepat
mengenai, kelereng yang terkena bidikan biasanya akan menjadi miliki si
pembidik. Kelihatannya sih mudah, tapi rupanya tidak lho. Tidak semua anak
berhasil membidik dengan tepat.
Permainan ini mengasah konsentrasi
anak, menyeimbangkan koordinasi mata dan jari untuk membidik kelereng, serta
toleransi dan keikhlasan mematuhi aturan jika kelereng miliknya harus menjadi
milik anak lain.
- Bola Bekel
Bola bekel mayoritas dimainkan oleh
anak perempuan tetapi tak jarang anak laki-laki pun menguasai permainan ini.
Permainan ini menggunakan satu buah bola kecil dan 5 biji bekel. Anak harus
bisa menggenggam seluruh biji bekel beserta bolanya, kemudian melempar bola dan
meletakkan biji. Selanjutnya biji bekel diambil satu persatu sesuai urutan
hitungan sambil melempar bolanya. Pemain harus berhenti jika ia tidak berhasil
meraih bola dan biji bekel dalam sekali lemparan bola.
Permainan ini bermanfaat bagi anak
untuk motorik halusnya. Genggaman yang tepat akan menjaga
bola dan biji bekel tidak terjatuh. Selain itu koordinasi mata dengan tangan
juga diasah untuk meraih bola dan biji bekel bersamaan, Otak bagian eksak juga
terasa, lho. Karena anak akan fokus pada hitungan saat mengambil biji bekel
berurutan. Pemikiran untuk membuat strategi juga terlatih, karena anak akan
mencari cara jitu agar saat hitungan semakin besar, ia bisa meraih semua biji
bekel secara bersamaan dalam satu lemparan bola.
Tidak menyangka, bukan, bahwa ternyata permainan
anak zaman dulu banyak manfaatnya untuk tumbuh kembang anak. Bahkan, dari semua permainan
tersebut, ada manfaat paling dominan yang berguna untuk anak. Yaitu
bersosialisasi dengan teman-temannya.
7 Langkah Proses Pembuatan Logo dari Awal
Logo adalah sebuah gambar yang merepresentasikan merek
atau bisnis. Logo terbentuk dari kombinasi gambar dan tipografi yang berbeda
satu sama lain. Tidak ada bisnis, apalagi bisnis besar yang tidak memiliki
logo.
Setiap harinya banyak logo yang kita lihat dan jumpai
dengan berbagai macam bentuk dan ukuran. Namun perlu diketahui bahwa penggunaan
jenis logo sebaiknya disesuikan dengan profil perusahaan dan bisnis yang
dijalankan.
7 Langkah Proses Pembuatan Logo dari Awal
Berikut ini 7 Langkah Proses Pembuatan Logo dari Awal :
1. Designs Brief
(Desain Briefing)
Beranda › Logo › Tentang
Desain Grafis
7 Langkah Proses Pembuatan Logo dari Awal
Ditulis OnlyRiduan Rabu,
04 November 2020 Tulis Komentar
Logo adalah sebuah
gambar yang merepresentasikan merek atau bisnis. Logo terbentuk dari kombinasi
gambar dan tipografi yang berbeda satu sama lain. Tidak ada bisnis, apalagi
bisnis besar yang tidak memiliki logo.
Setiap harinya
banyak logo yang kita lihat dan jumpai dengan berbagai macam bentuk dan ukuran.
Namun perlu diketahui bahwa penggunaan jenis logo sebaiknya disesuikan dengan
profil perusahaan dan bisnis yang dijalankan.
Baca Juga :
- Free
Vector Logo 35 Kabupaten Kota Jawa Tengah (CDR & PNG)
- Free
Vector Logo 8 Kabupaten Kota Banten (CDR & PNG)
- Free
Vector Logo 6 Kabupaten Kota Administrasi DKI Jakarta (CDR & PNG)
Nah disinilah
peranan pada desainer untuk menciptakan berbagai bentuk dan ukuran logo sesuai
dengan profil perusahaan dan bisnis yang dijalankan.
7 Langkah Proses
Pembuatan Logo dari Awal
Berikut ini 7 Langkah Proses
Pembuatan Logo dari Awal :
1. Designs Brief
(Desain Briefing)
Tahap pertama yaitu designs brief atau yang disebut penerangan singkat
yang diberikan perusahaan atau perorangan kepada desainer agar mengetahui apa
tujuan dari desain logo tersebut. pada tahap ini perusahaan akan menjelaskan
tujuan perusahaan atau produk, nama yang akan di jadikan logo desain, dan hal-
hal yang berkaitan dengan perusahaan tersebut.
Berikut info yang
dibutuhkan :
- Apa
visi dan misi perusahaan tersebut ?
- Siapa
target market perusahaan tersebut ?
- Siapa
kompetitor perusahaan tersebut ?
- Bagaimana
posisi perusahaan tersebut dimata masyarakat ?
- Apakah
perusahaan tersebut sudah memiliki nilai-nilai desain sebelumnya ?
- Berapa
budget yang dibutuhkan untuk menyelesaikan logo tersebut ? (optional)
- Berapa
lama target penyelesaian logo tersebut ?
2. Riset
(Penelitian)
Bermodalkan informasi dari klien, Desainer dalam tahap ini mulai
melakukan riset. Riset disini meliputi pencarian berbagai data mengenai
perusahaan klien, seperti jenis usaha klien dan pesaing klien serta pasar usaha
dari perusahaan tersebut.
Berikut
poin-poinnya :
- Mendapatkan
sumber informasi yang dibagi menjadi 2 jenis. Pertama, langsung dari
informannya. Kedua, secara tidak langsung yaitu melalui internet, atau
produk yang telah dihasilkannya.
- Melakukan
riset terhadap kompetitor bidang usaha yang sejenis dengan perusahaan
tersebut.
- Setelah
mendapatkan semua informasi, buatlah mind mapping.
3. Referensi
Proses ini adalah proses pencarian referensi tentang logo-logo
yang digunakan perusahaan sejenis dan melihat logo mana yang efektif atau pun
tidak. Hal lain dalam proses ini yang juga perlu diperhatikan adalah melihat
trend dan gaya logo yang digunakan untuk perusahaan terkait.
Sumber referensi untuk desainer logo :
·
4.
Sketsa dan Konsep (Gambaran Kasar)
·
Beranda › Logo › Tentang
Desain Grafis
7 Langkah Proses Pembuatan Logo dari Awal
Ditulis OnlyRiduan Rabu,
04 November 2020 Tulis Komentar
Logo adalah sebuah
gambar yang merepresentasikan merek atau bisnis. Logo terbentuk dari kombinasi
gambar dan tipografi yang berbeda satu sama lain. Tidak ada bisnis, apalagi
bisnis besar yang tidak memiliki logo.
Setiap harinya
banyak logo yang kita lihat dan jumpai dengan berbagai macam bentuk dan ukuran.
Namun perlu diketahui bahwa penggunaan jenis logo sebaiknya disesuikan dengan
profil perusahaan dan bisnis yang dijalankan.
Baca Juga :
- Free
Vector Logo 35 Kabupaten Kota Jawa Tengah (CDR & PNG)
- Free
Vector Logo 8 Kabupaten Kota Banten (CDR & PNG)
- Free
Vector Logo 6 Kabupaten Kota Administrasi DKI Jakarta (CDR & PNG)
Nah disinilah peranan
pada desainer untuk menciptakan berbagai bentuk dan ukuran logo sesuai dengan
profil perusahaan dan bisnis yang dijalankan.
7 Langkah Proses
Pembuatan Logo dari Awal
Berikut ini 7 Langkah Proses
Pembuatan Logo dari Awal :
1. Designs Brief
(Desain Briefing)
Tahap pertama yaitu designs brief atau yang disebut penerangan singkat
yang diberikan perusahaan atau perorangan kepada desainer agar mengetahui apa
tujuan dari desain logo tersebut. pada tahap ini perusahaan akan menjelaskan
tujuan perusahaan atau produk, nama yang akan di jadikan logo desain, dan hal-
hal yang berkaitan dengan perusahaan tersebut.
Berikut info yang
dibutuhkan :
- Apa
visi dan misi perusahaan tersebut ?
- Siapa
target market perusahaan tersebut ?
- Siapa
kompetitor perusahaan tersebut ?
- Bagaimana
posisi perusahaan tersebut dimata masyarakat ?
- Apakah
perusahaan tersebut sudah memiliki nilai-nilai desain sebelumnya ?
- Berapa
budget yang dibutuhkan untuk menyelesaikan logo tersebut ? (optional)
- Berapa
lama target penyelesaian logo tersebut ?
2. Riset
(Penelitian)
Bermodalkan informasi dari klien, Desainer dalam tahap ini mulai
melakukan riset. Riset disini meliputi pencarian berbagai data mengenai
perusahaan klien, seperti jenis usaha klien dan pesaing klien serta pasar usaha
dari perusahaan tersebut.
Baca Juga : Macam-Macam
Jenis Desain Logo Yang WAJIB Diketahui dan Contohnya
Berikut
poin-poinnya :
- Mendapatkan
sumber informasi yang dibagi menjadi 2 jenis. Pertama, langsung dari
informannya. Kedua, secara tidak langsung yaitu melalui internet, atau
produk yang telah dihasilkannya.
- Melakukan
riset terhadap kompetitor bidang usaha yang sejenis dengan perusahaan
tersebut.
- Setelah
mendapatkan semua informasi, buatlah mind mapping.
3. Referensi
Proses ini adalah proses pencarian referensi tentang logo-logo yang
digunakan perusahaan sejenis dan melihat logo mana yang efektif atau pun tidak.
Hal lain dalam proses ini yang juga perlu diperhatikan adalah melihat trend dan
gaya logo yang digunakan untuk perusahaan terkait.
Sumber referensi
untuk desainer logo :
4. Sketsa dan
Konsep (Gambaran Kasar)
Informasi sudah terkumpul dan desainer mulai membuat sebuah konsep dan
pembuatan sketsa logo. Sketsa dapat dilakukan secara manual (sketsa tangan)
pada kertas dengan menggunakan bolpoin atau pencil.
Berikut tips
mempermudah membuat sketsa tangan :
- Memberikan
sedikitnya 2 alternatif gambar setiap kata kunci yang dipilih.
- Mempertimbangkan
untuk menggunakan konsep White Space & The Color of Black.
Contoh Sketsa Logo
UP :
Setelah proses
sketsa selesai, bisa dilakukan proses desain menggunakan aplikasi desain
seperti; Coreldraw atau Adobe Ilustrator dan aplikasi desain lainnya.
5. Feedback (Umpan
Balik)
Setelah sketsa dibuat, biasanya desainer ingin melihat feedback atau
respon dari orang lain terhadap sketsa dari logo tersebut. Memperlihatkan hasil
sketsa kepada rekan kerja atau orang yang lebih tau dibidang ini adalah hal
yang bisa dilakukan untuk mendapat kritik dan saran yang membangun.
Berikut beberapa
tips untuk memulai feedback dan review :
- Listening.
Mendengarkan setiap masukan baik dari klien, komunitas, atau orang
terdekat.
- Open
Minding. Mulai membuat list dari masukan yang tepat dan mempertimbangkannya.
- Analyzing.
Masukan yang baik dapat memberikan beberapa alternatif desain logo.
6. Revisi
(Perbaikan)
Terkadang dari step
diatas desainer mendapat suatu masukan yang membangun dan berencana melakukan
suatu perbaikan atau revisi pada desain logo yang telah ia buat.
7. Presentasi
ika hasil
desain sudah dirasa cukup, tahap selanjutnya yaitu bagaimana cara
mempresentasikannya kepada klien. Ada beberapa pertimbangan saat ingin
mempresentasikan kepada klien :
- Presentasi
secara langsung lebih disarankan untuk desainer grafis menjelaskan konsep
desain yang sedang dibuat. Ambil kesempatan untuk dapat bertemu dengan
klien.
- Selain
gambar Mock Up akan lebih baik lagi jika desainer
logo dapat memberikan contoh produk yang dihasilkan
·
Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Di Masa Pandemi
·
Dunia sedang
mengalami pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Penularan virus yang begitu cepat membuat
orang menjadi khawatir dan cemas. Begitu pula dampaknya, mulai dari segi
ekonomi, sosial, agama, dan juga psikologis. Nah, dari segi psikologis dapat
dilihat kesehatan mental di masa pandemi.
·
·
Baca
Juga: Bagaimana Supaya Tetap Akur dengan Pasangan
Selama Pandemi?
·
Pandemi
menimbulkan kecemasan dan kegelisahan dalam masyarakat dan keadaan ini harus
secepatnya diatasi. Kita tidak ada yang tahu kapan pandemi ini akan berakhir.
Sehingga rasa cemas sebaiknya segera diatasi karena kecemasan dapat membuat
imun seseorang menjadi turun dan mudah terpapar virus.
·
Pandemi
menyebabkan orang yang biasanya bekerja dan beraktivitas di luar rumah,
sekarang semua hal harus dilakukan dari rumah. Keadaan yang dikhawatirkan dari kondisi pandemi ini,
selain penyakit Covid, juga penyakit kesehatan mental karena perubahan yang
terjadi secara drastis pada seseorang dapat menyebabkan orang tersebut gampang
terkena gangguan mental.
·
Kondisi pandemi
dapat mengancam kesehatan mental semua orang. Namun, ada beberapa kelompok yang
rentan terkena stres antara
lain lansia, orang yang memiliki penyakit kronis, anak-anak, remaja, ibu hamil,
dan para tenaga kesehatan (nakes) yang merawat pasien Covid-19.
·
Selain itu,
ada juga yang berisiko tinggi terkena penyakit kesehatan mental, yaitu
orang yang sebelumnya pernah memiliki riwayat gangguan mental, termasuk juga
mereka yang bermasalah dengan penggunaan narkoba. Berikut penjelasan tentang
kesehatan mental, yuk kita simak.
·
Pengertian Kesehatan Mental
·
Kesehatan mental
adalah salah satu kajian ilmu jiwa kejiwaan yang sudah dikenal sejak abad ke-19
dan kesehatan mental adalah suatu keadaan emosional serta psikologis yang baik.
Kesehatan mental sendiri pada dasarnya harus dirawat keberadaannya agar mental
tetap sehat.
·
Pengertian anxiety (cemas)
·
Anxiety adalah suatu perasaan yang tidak tentu yang
kemudian perasaannya berisi ketakutan serta keprihatinan akan sesuatu di masa
mendatang. Kecemasan juga merupakan suatu perasaan subjektif, mengenai
ketegangan mental. Dan hal menggelisahkan tersebut muncul sebagai reaksi dari
ketidakmampuan mengatasi sesuatu atau bisa jadi karena rasa tidak aman.
·
Baca
Juga: Keinginan Bunuh Diri, Cara Mencegah, dan
Tanda-tandanya
·
Gejala gangguan kesehatan mental
·
Gejala gangguan
jiwa ringan (cemas, depresi, psikosomatis, dan kekerasan):
·
– Perasaan
khawatir
·
– Firasat buruk
·
– Takut akan
pikirannya sendiri
·
– Mudah
tersinggung
·
– Merasa tegang
·
– Merasa tidak
tenang
·
– Gelisah
·
– Mudah terkejut
·
– Takut
sendirian, takut pada keramaian, dan banyak orang
·
– Gangguan pola
tidur, mimpi-mimpi yang menegangkah
·
– Gangguan
konsentrasi dan daya ingat
·
-berdebar-debar,
sesak nafas, gangguan pencernaan, dan sakit kepala
·
Gejala gangguan kesehatan mental berat (skizofernia, manik
depresif, dan psikotik lainnya)
·
– Bicaranya tidak
nyambung
·
– Sering
berperilaku menyimpang
·
– Tidak bisa
mengontrol diri, sehingga terkadang mengamuk
·
Namun,
gejala-gejala yang disebutkan di atas belum tentu dirasakan oleh semua orang
yang memiliki gangguan kesehatan mental ya, Sahabat Sehat. Karena setiap orang
memiliki gejala yang berbeda-beda.
·
Hal yang harus dilakukan guna menjaga kesehatan mental di masa
pandemi
·
Agar Sahabat
semua tetap waras dan dapat beraktivitas seperti biasa pada masa pandemi, ada
beberapa tips yang dapat dilakukan:
·
– Penyesuaian
diri harus dilakukan dengan semua yang terjadi di lingkungan sekarang.
Melakukan penyesuaian berguna untuk mendapat keharmonisan dan keselarasan,
antara tuntutan lingkungan dengan tuntutan di dalam diri.
·
– Membangun mindset atau motivasi. Kesehatan mental yang baik
harus dibangun melaui mindset dan
motivasi, agar pikiran yang ada tidak menimbulkan stres yang akan mengganggu kesehatan
mental.
·
– Menjalankan
hobi. Menjalani hobi sebagai pelarian dari kesibukan dan juga pemikiran setiap
hari yang menumpuk. Nantinya, melaukan hobi akan meningkatkan mood dan menjaga kesehatan mental kita. Makanya,
banyak di masa sekarang, orang yang memiliki hobi baru seperti berkebun ataupun
berternak. Banyak orang yang memiliki waktu luang, yang akhirnya dimanfaatkan
dengan hal-hal baru. Ini menunjukkan, banyak orang yang sudah pintar memanage
hidupnya di masa pandemi.
·
– Menyaring
informasi, karena informasi di tengah pandemi juga nyatanya bisa mempengaruhi
kesehatan mental seseorang. Di era sekarang, yaitu era digital 4.0, media
sosial menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kecemasan seseorang.
Suatu berita yang menjelaskan tentang wabah, bisa menyebabkan kecemasan dan
respon yang negatif. Dan ingat, tak semua berita atau informasi sifatnya benar.
Sehingga, Sahabat Sehat harus pintar dalam menyaring informasi di masa pandemi
ini. Sahabat harus dapat memilih media sosial ataupun platform mana yang bisa menyediakan serta
memelihara komunikasi yang benar, akurat, dan jujur. Sehingga tidak mudah
terhasut oleh berita atau informasi yang tidak jelas dan hoax. Hal itu, juga
melindungi kesehatan mental kalian.
·
Jadi, diharapkan
Sahabat Sehat agar tetap menjaga kesehatan mentala di masa pandemi ini. Mulai
bergantunglah pada diri sendiri, harus lebih peduli akan kesehatan mental.
Karena intinya, setiap manusia bebas dalam menentukan pilihannya.
·
Kesimpulan yang
dapat diambil adalah pandemi ini memang masalah global, yang dirasakan seluruh
dunia, serta tida bisa dihindari. Tidak hanya kesehatan fisik saja yang
diserang, tetapi juga kesehatan mental. Solusi yang paling baik dan paling
mendasar satu-satunya adalah memberikan stigma positif kepada diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar