TUGAS 4

 

LATIHAN 4 INFOGRAFIS

IGEDE WINADA PUTRA_2102071017

PERANCANGAN INFOGRAFIS NAMA-NAMA UNIK DI BALI

 

1.Nama Orang Bali Berdasarkan Jenis Kelamin.

Penanda penamaan nama orang Bali berdasarkan jenis kelamin biasanya digunakan sebagai nama depan. Yang umum ditemukan penggunaan nama depan 'I' untuk nama laki-laki dan 'Ni' untuk nama perempuan. Penggunaan nama depan ini juga dapat dibedakan berdasar kastanya.

Untuk kasta Brahmana dikenal penggunaan nama depan 'Ida', dengan 'Ida Bagus' yang berarti rupawan untuk nama laki-laki dan 'Ida Ayu' yang berarti jelita untuk nama perempuan.

Untuk kasta Ksatria juga dikenal penggunaan nama 'Ida Cokorda' untuk nama laki-laki. Sementara untuk nama perempuan menggunakan nama 'Cokorda Istri' atau 'Sagung Istri'.

Sementara untuk kasta Sudra dikenal penggunaan nama 'Luh' untuk nama perempuan.

 

2. Nama Orang Bali Berdasarkan Kasta.

Nama Orang Bali Berdasarkan Kasta Masyarakat Bali dikenal menganut sistem kasta yaitu golongan sosial yang terdiri dari Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra. Seperti halnya penanda penamaan nama orang Bali berdasarkan jenis kelamin, nama orang Bali berdasarkan kasta juga biasa digunakan sebagai nama depan.

Untuk kasta Brahmana memiliki penanda dengan gelar 'Ida Bagus' untuk laki-laki dan 'Ida Ayu' (yang biasa disingkat Dayu) untuk perempuan.

Untuk kasta Ksatria memiliki penanda dengan gelar seperti 'Anak Agung' (disingkat Gung), 'Cokorda' (disingkat Cok), atau 'Gusti'. Dalam golongan ini juga ditemui gelar lain seperti 'Dewa' atau 'Dewa'. Ada pula gelar 'Ayu', 'Desak', dan 'Sagung' yang diberikan untuk perempuan.

Untuk kasta Waisya memiliki penanda dengan gelar 'Ngakan', 'Kompyang', 'Sang', dan 'Si'. Walau begitu, penamaan isi sudah semakin jarang ditemui.

Untuk kasta Sudra tidak memiliki memiliki penanda dengan gelar khusus. Kebanyakan mereka akan memilih pemberian nama berdasar urutan lahir.

 

3. Nama Orang Bali Berdasarkan Urutan Kelahiran.

Secara garis besar, penamaan nama orang Bali berdasarkan urutan kelahiran dibagi menjadi empat yaitu 'Wayan', 'Made', 'Nyoman' atau 'Komang', dan 'Ketut'. Nama 'Wayan' digunakan untuk anak pertama yang berasal dari dari kata 'wayah' yang berarti tua. Selain nama 'Wayan', untuk anak pertama juga bisa menggunakan nama 'Putu' yang berarti cucu dan 'Gede' yang berarti besar. Nama 'Putu' bisa diberikan kepada anak laki-laki dan anak perempuan pertama. Sedangkan nama 'Gede' umumnya diberikan kepada anak laki-laki, yang jika diberikan kepada anak perempuan pertama akan didahului dengan 'Luh'.

 

Nama 'Made' digunakan untuk anak kedua yang berasal dari dari kata madya yang berarti tengah. Selain nama 'Made', juga bisa digunakan nama 'Nengah' yang berasal dari dari kata tengah dan 'Kadek' yang berasal dari dari kata adik. Namun dari aspek kasta, umumnya golongan di atas kasta Sudra hanya menggunakan 'Made' dan 'Kade' dalam penamaan.

Nama 'Nyoman' atau 'Komang' digunakan untuk anak ketiga. Nama 'Nyoman' berasal dari dari kata anom yang berarti muda atau kecil.

 Nama 'Ketut' digunakan untuk anak keempat yang berasal dari kata 'ketut' yang berarti mengikuti atau membuntuti.

Adapun jika terdapat keluarga yang memiliki anak lebih dari empat, maka penamaan akan diulang kembali ke penamaan awal/pertama, dengan beberapa penanda.

https://denpasar.kompas.com/read/2023/07/24/191023578/urutan-nama-orang-bali-dan-maknanya?page=all#:~:text=Secara%20garis%20besar%2C%20penamaan%20nama,'wayah'%20yang%20berarti%20tua. (DI AKSES TGL 7 NOPEMBER 2023)

 

Perancangan Desain Infografis

Dibawah ini merupakan desain rancangan awal saya.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGALAMAN PKL DI DIVISI KONTEN MEDIA BARU ATAU KMB TVRI BALI

INTRO DAN OUTRO